Translate

Monday, 27 December 2010

Tawakal

Alangkah panjang dan melelahkan perjalanan seorang manusia yang memimpikan gelar sarjana. Umumnya diperlukan waktu 6 tahun di SD, 3 tahun di SMP, 3 tahun di SMU, dan rata-rata 5 di perguruan tinggi.

Yang dijalani selama itu tidak lebih dari sebuah siklus: diajari-diuji-diajari-diuji-diajari-diuji. Demikian seterusnya.
Selama 17 tahun diperlukan untuk mencapai gelar sarjana. Itu lama yang normal. Bisa saja di tengah jalan melenceng dari rencana. Kuliah sambil bekerja. Atau kuliah sambil kawin dan beranak-pinak.
Bagaimana dengan manusia yang memimpikan masuk sorga?

1%
Semua orang memimpikan masuk sorga. Seabrek judul lagu tentang sorga dinyanyikan: “I Want To Go To Heaven” Texas, “I Found Heaven” Take That, “Heaven Is Waiting” War & Peace, “I Wish You Heaven” Prince, ”Surga Di Telapak Kakimu” Gita Gutawa, ”Gita Sorga Bergema” Glenn Fredly, ”Pintu Sorga” Gigi. Bahkan Peterpan yang menghebohkan karena disinyalir salah satu anggotanya membuat video zina pun menyanyikan lagu “Bintang Di Surga”.
Tetapi tentu saja bukan menyanyikan lagu-lagu itu yang akan membawa ke sorga. Untuk bisa masuk sorga banyak kendala yang berlapis-lapis.
Kendala pertama adalah apakah Allah memberi hidayah bisa menetapi Islam agama yang haq?. Sebab berdasarkan firman Allah: Innad diina ’indalloohil islam – Sesungguhnya agama yang haq di sisi Alloh adalah Islam.
Barangsiapa yang mencari agama selain Islam maka tidak akan diterima dan di akhirat akan menjadi orang yang rugi.
Kendala kedua adalah ternyata Islam itu sendiri sejak 14 abad yang lalu sudah pecah berkeping-keping. Bukan pecah 2 antar Sunni dan Syiah. Bukan pecah 4 sesuai jumlah Khalifah. Bukan pecah 7 sesuai jumlah lapis langit. Bukan pecah 10 sesuai jumlah Malaikat. Bukan pecah 25 sesuai jumlah Nabi. Pecahnya teungteuingeun banyak sekali. Pecahnya menjadi 73 golongan!
Sebagaimana sabda Nabi: Wa inna haadzihil millata sataftariqu ’alaa tsalaatsin wa sab’iina – sesungguhnya ini agama akan pecah menjadi 73 golongan.
Gawatnya, dari 73 golongan itu rasio antara benar:salah bukannya 50%:50% atau 25%:75% atau 10%:90% atau 5%:95%. Rasionya hanya 1%:99%!
Sebagaimana sabda Nabi lanjutan hadits diatas: tsintaani wa sab’uuna fin naar wa waahidatun fil jannah – 72 golongan masuk neraka dan 1 masuk sorga ...
Lebih gawat lagi, sejauh ini tidak pernah ada ilmu yang dipublikasikan secara luas bagaimana cara menemukan yang 1% itu. Tidak ada mata kuliahnya. Bayangkan kalau ada, manusia pasti akan berbondong-bondong demi mendapatkan yang 1% itu.
Apa arti angka-angka itu? Artinya, mereka yang bisa menetapi yang 1% itu pastilah manusia-manusia yang dipilih Alloh untuk mendapatkan hidayah-Nya. Pasti.
Apakah ceritanya sampai disini? Apakah setelah menjadi ”gang of 1%” otomatis dipastikan masuk sorga? Ternyata tidak sama sekali. Jalannya masih sangat panjang dan berliku.

Iman-Dicoba-Iman-Ditolong-Iman-Dicoba
Firman Alloh: Ahasibannaasu an yutrokuu an yaquuluu aamannaa wahum laa yuftanuun? – Apakah menyangka manusia akan dibiarkan setelah dia mengatakan iman dan mereka tidak dicoba?
Artinya, pada saat Allah mempertemukan orang itu dengan golongan 1% dan menyatakan iman kepada Alloh, saat itu juga Alloh mencoba kepada orang itu.

Untuk apa Alloh mencoba?
Falaya’lamannalloohulladzii shodaqu walaya’lamannal kaadzibiina – maka Alloh akan tahu siapa yang benar-benar imannya, dan siapa yang dusta.
Maka dimulailah siklus cobaan dan pertolongan terus menerus sampai ajal:

Siklus 1: IMAN-Dicoba-Ditolong-..…Dicoba-Iman-AJAL

Siklus 2: IMAN-Dicoba-Ditolong-..…Dicoba-Murtad-AJAL

Siklus 3: IMAN-Dicoba-Ditolong-..…Dicoba-Munafik-AJAL

Siklus 4: IMAN-Dicoba-Ditolong-..…Dicoba-Syirik-AJAL

Hanya Siklus 1 yang berujung ke husnul khotimah akhir yang baik yang bisa membawa ke sorga. Adapun Siklus 2, 3, 4 lainnya berujung ke suu-ul khotimah akhir yang buruk yang membawa ke neraka. Jadi perjuangan sampai hembusan nafas terakhir seorang manusia yang merindukan sorga adalah bagaimana supaya berhasil dengan Siklus 1.

Siap Dicoba …
Sudah disebutkan ayatnya tadi bahwa Alloh akan mencoba keimanan kita. Bentuk cobaannya adalah sebagaimana cobaan yang diberikan kepada orang-orang terdahulu yang mengharapkan masuk sorga. Massathumul ba’saa – menimpa kepada mereka bahaya, wad dlorro – dan kemelaratan, wa zulziluu – dan gonjang-ganjing.
Di ayat lain disebutkan: minal khoufi – dari ketakutan, wal juu’i – dan kelaparan, wa naqsin minal amwaal – dan kekurangan harta, wal anfusi – dan kekurangan diri, wats tsamarooti – dan kekurangan buah-buahan.
Itulah bentuk-bentuk cobaan Alloh untuk menguji keimanan mereka yang ingin masuk sorga.

Siap Dimusuhi …
Ada orang shalih yang menjadi pengikut 2 Nabi sekaligus, dimana pada saat Muhammad jadi Nabi, beliau adalah seorang pengikut kitab Injil yang masih asli, yang di dalamnya memuat tentang akan datangnya Nabi akhir zaman.
Ketika tanda-tanda kenabian nampak di Muhammad bin Abdillah, maka orang shalih tadi menemui Muhammad, dan mengetest dengan beberapa pertanyaan. Salah satu pertanyaannya adalah: mengapa kadang seorang anak mukanya seperti bapaknya, kadang seperti ibunya?
Tentu saja karena dibisiki Malaikat Jibril, maka dengan tepat Muhammad menjawabnya. Apa jawaban atas pertanyaan tadi? Supaya afdol, silahkan tanyakan ke muballigh-muballighot LDII, atau ulama lainnya terdekat.
Dan ketika Muhammad bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, orang shalih tadi bukannya bersuka-ria karena bertemu Nabi baru, melainkan justru menangis.

Mengapa?
Sebab walaupun Muhammad keturunan terhormat suku Quraisy, sangat dipercaya kaumnya karena kejujurannya sehingga disebut ’al amin’, dan kaya raya karena beristerikan seorang wanita terhormat Khadijah, tetapi justru berikut ini ucapan Waroqoh bin Naufal, orang shalih tadi:
Lam ya-ti rojulun qottun bimitsli maa ji-ta bihii illa udiya – Tidak akan datang sama sekali seorang laki-laki dengan membawa ajaranmu Muhammad, keuali pasti akan dimusuhi...
Benar saja. Tidak lama kemudian Muhammad, yang tadinya begitu dihormati, akhirnya justru diburu untuk dibunuh.
Apakah ucapan Waroqoh masih valid di zaman sekarang? Tentu saja. Siapa saja yang membawa agama yang haq, pasti disakiti, dimusuhi, dibenci, dicaci, dikucilkan, dimarjinalkan. Itu berita buruknya. Tetapi syukurlah, ada berita baiknya.
Siap Ditolong !!!
Di dalam Al-Quran Alloh berfirman haqqon ’alaina nashrul muminiina – haq atas Alloh menolong orang iman. Di ayat lain Alloh berfirman haqqon ‘alaina nunjil muminiina – haq atas Alloh untuk menyelamatkan orang iman.
Masih ingat nasihat yang sering disampaikan di majelis-majelis ta’lim bahwa ’cobaan awalnya pertolongan’?
Ya, memang demikian, karena siklus dicoba-ditolong-dicoba-ditolong dst dst itulah, maka setiap cobaan adalah awal dari pertolongan. Jutaan rintangan, milyaran kemenangan ...

Kuatkan Menghadapi Cobaan
Banyak contohnya orang yang awalnya dianggap ilmu faham top-markotop dan berada di Ring-1, ternyata keimanannya ”jebol”, ujung-ujungnya suu-ul khotimah. Di zaman Nabi Musa, contoh yang ilmunya hebat adalah Bal’am bin Bauro penyebab Musa tersesat puluhan tahun. Contoh yang di Ring-1 adalah panglimanya Musa sendiri penyebab turunnya penyakit to’un. Mereka adalah para pengkhianat, dan tidak diberi kesempatan oleh Alloh untuk mentaubati pengkhianatannya.
Adakah cara untuk menghindari cobaan? Tidak ada, dan tidak bisa. Bolehkah mengharap cobaan? Tidak boleh, dan tidak perlu. Tanpa diminta, cobaan pasti datang.
Yang bisa dikerjakan adalah minta agar tidak dicoba dengan cobaan yang tidak kuat menanggungnya, sehingga terjerembab ke Siklus 2, 3 dan 4. Karena dicoba kemudian murtad, munafik, atau tidak karena Alloh.
Inilah do’anya: robbanaa walaa tuhammilnaa maa laa tooqota lanaa bihi – ya Tuhanku janganlah  hamba dicoba dengan cobaan yang tidak kuat hamba menanggungnya ...
Untuk lengkapnya do’a, silahkan tanyakan ke muballigh-muballighot LDII, atau para ulama lainnya terdekat.

Berserah Diri Kepada Alloh
Do your very best. Lakukan yang paling terbaik. Selanjutnya serahkan kepada Alloh. Jangan beri kesempatan untuk suudzon bersangka buruk kepada Alloh melainkan terus menerus jaga husnudzon bersangka baik kepada Alloh bahwa Siklus 1 sedang dan akan terus menerus bekerja. Bahwa terhadap cobaan sebesar apapun yang diberikan Alloh, pada saatnya Alloh sendiri yang akan menggantinya dengan pertolongan.
Wa man yatawakkal ’alalloohi fahuwa hasbuhu – barangsiapa yang berserah diri kepada Alloh maka Alloh akan mencukupi.
Dan bacalah ayat ini: hasbunalloohi wa ni’mal wakiil – maha suci Alloh Dzat yang paling nikmatnya untuk berserah diri kepada-Nya.

***

Berapa tahun setelah seorang anak ”lulus TK” harus menjalani siklus diajari-diuji-diajari-diuji sampai akhirnya mencapai gelar sarjana? Biasanya 17 tahun. Bisa lebih kalau kuliah sambil kerja atau kawin dan keburu beranak.
Berapa tahun setelah seorang manusia mengaku menjadi ”orang iman” harus menjalani siklus dicoba-ditolong-dicoba-ditolong sampai akhirnya bisa masuk sorga? Tidak ada batasan.
Ada perbedaan diantara keduanya. Setelah diwisuda belum tentu sang sarjana mendapat kemudahan mendapat kerja, dan hidup bahagia. Sedangkan setelah masuk sorga, pasti bahagia selama-lamanya.
Jika demikian, apa lagi yang dikuatirkan ketika ditimpakan oleh Alloh cobaan seberat apapun, fitnahan sehebat apapun selain melakukan yang terbaik untuk menghadapinya, lalu serahkan semuanya - tawakkal kepada Alloh?

Fa aina tadzhabuun?

Oleh:
Ust.Ir.H. Teddy Suratmadji, M.Sc.

Monday, 13 December 2010

Hijrah

Hijrah adalah perubahan, 
perubahan meninggalkan kebiasaan yang tidak baik menuju kebaikan 

Hijrah adalah perpindahan,
melepaskan dari dari kezaliman menuju kemuliaan

Hijrah adalah kebangkitan, 
bangkit dengan semangat baru memulai hidup lebih bermakna dan mulia,
hidup yang dilandasi nilai-nilai spiritualitas keimanan.

Hidupkan spirit Hijrah dalam diri kita,
spirit perubahan menuju hidup lebih bermakna dan mulia






By. Eko Jalu Santoso

Thursday, 2 December 2010

Kesabaran

Perintah Hijrah dikumandangkan Rasulullah SAW. Bergeraklah ummat Islam menuju kota yang diisyaratkan Rasulullah, yaitu Yatsrib (Madinah). Ummu Salamah beserta suaminya tidak ketinggalan, menunaikan seruan suci Rasulullah SAW.. Sambil mengais anaknya, Ummu Salamah dan suaminya bergerak menuju Yatsrib.

Rupanya perjalanan jauh ke tanah Yatsrib bukanlah tanpa resiko. Di tengah jalan, sekelompok Bani Makhzum mencegat mereka. Dengan penuh kebencian Gerombolan Bani Makhzum itu merebut dan memisahkan Ummu Salamah dan anaknya dari suaminya. Ummu Salamah dan anaknya menjadi tawanan Bani Makhzum dan ditahan di Makkah, sementara suaminya (dengan penuh kesedihan), meneruskan perjalanan menuju Madinah.

Di Makkah, anaknya Ummu Salamah ditawan dan dipisahkan dari Ummu Salamah. Tinggalah Ummu Salamah seorang diri dengan penuh keperihan karena dipisahkan dengan paksa dari suami dan buah hatinya. Hari demi hari betul betul menusuk hati Ummu Salamah di bawah penjagaan ketat Bani Makhzum terhadapnya. Tiada kabar sedikitpun tentang keberadaan suami dan anaknya.

Ummu Salamah melalui hari hari dengan penuh kesabaran tanpa penyesalan dan umpatan sedikitpun, ia sadar ini adalah cobaan dari Sang Pencipta karena keteguhannya dalam menjalankan perintah Allah SWT.

Gelora cinta kepada suami dan anaknya membara lebih panas daripada api yang menghanguskan hutan rimba. Tetapi sikap mental prima penuh kesabaran menempanya untuk tetap teguh. Do’a dan harapan menjadi hiasan setiap waktunya; “CINTA BERBALUT KESABARAN” subhanallah.

Do’a dan harapan Ummu Salamah naik meniti tangga amal shalehnya hingga arasy Allah.

rasa iba dari Bani Makhzum, setelah lama menawan Ummu Salamah dengan penderitaannya. Hingga suatu hari mereka mengijinkan Ummu Salamah untuk pergi dan melepas penahanannya. Bahkan anaknyapun dipertemukan dengan Ummu Salamah. Pergilah Ummu Salamah menyusul suaminya yang telah pergi ke Yatsrib.

Di Yatsrib air mata Ummu Salamah menetes penuh haru tatkala bertemu dengan suaminya. Haru dan rasa senang tiada tara tertumpah ruah. Hangatnya cinta Ummu Salamah terhadap keluarganya menampilkan drama indah penuh keharuan dalam salah satu episode hidupnya.

Abu Salamah (suami Ummu salamah), tentu lebih berbahagia lagi. Dia mendapat istri yang mendampinginya dengan penuh cinta dan kesabaran. Tetapi Cinta Abu Salamah terhadap istrinya tidak melebihi cintanya kepada Allah dan Rasul-Nya. Hingga ketika terompet perang Uhud di tiup, Abu Salamah tanpa ragu keluar rumah dan meninggalkan istrinya maju ke medan tempur.
_____
Abu Salamah pulang Dari medan tempur Uhud dengan luka luka parah, hingga membengkak. Disaat Ummu Salamah dengan telaten mengobati luka parahnya, Abu Salamah berkata: “Wahai Ummu Salamah! Aku mendengar Rasulullah bersabda: “Apabila seseorang terkena musibah, hendaklah ia mengucapkan innâ lillâhi wa innâ ilaihi râji’ûn.” Kemudian, Abu Salamah menambahkan: “Ya Allah, kukembalikan kepadamu seluruh musibah yang mengenaiku. Ya Allah, berikanlah kepada istriku yang lebih baik dari diriku.”

Angin dingin berhembus pelan mengiringi kematian suami tercinta. Tetapi Ummu Salamah berkata: “Tidak ada lelaki yang terebaik selain Abu Salamah, sehingga tidak aka yang sanggup menggantikan Abu Salamah yang telah tiada”.

Ummu Salamah juga mengatakan bahwa ia pernah mendengar Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda : "Seseorang yang tertimpa musibah lalu ia berkata : inna lillahi wa inna ilaihi raji’un dan berdoa : Allahuma jurnii fi musibatii wakhluf liya khairan minhaa (Ya Allah berilah aku pahala dalam musibah ini dan gantikanlah untukku dengan yang lebih baik daripadanya) . Niscaya Allah akan memberinya pahala karena musibah itu dan menggantikan untuknya dengan yang lebih baik." (HR. Muslim 3/37-38). Tatkala Abu Salamah (suaminya) meninggal, dia mengucapkan apa yang dikatakan Nabi Shalallahu ‘alaihi wa salam.

Setelah masa berkabung karena ditinggal suaminya, Ummu Salaamah didatangi Abu Bakar untuk dilamarnya, Ummu Salamah menolaknya. Begitupun ketika Umar Bin Khathab datang dengan maksud yang sama, sikap Ummu Salamah adalah sama yaitu menolak lamaran Umar.

Kemudian, giliran Rasulullah datang melamar Ummu Salamah dan ia pun menjawab: “Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku mempunyai tiga sifat kekurangan. Pertama: aku seorang wanita pencemburu, oleh karena itulah aku takut engkau melihat kekurangan itu dariku sehingga membuatmu marah dan Allah akan mengazabku. Kedua: aku seorang wanita lanjut usia . Dan, ketiga: aku seorang janda yang sudah mempunyai anak.”

Mendengar alasan tersebut, Rasulullah bersabda: “Adapun yang engkau uraikan tentang kecemburuanmu, maka sesungguhnya aku berdoa kepada Allah agar dihilangkan- Nya sifat cemburumu itu. Adapun alasan karena engkau sudah lanjut usia, maka sesungguhnya aku sama sepertimu. Dan, adapun karena engkau seorang janda yang sudah mempunyai anak, maka sesungguhnya anakmu adalah anakku juga.”

Rasulullah pun menikah dengan Ummu Salamah. Dan, Allah telah mengabulkan doa Ummu Salamah serta mengganti untuknya dengan yang lebih baik, yaitu Rasulullah suri teladan umat manusia. “CINTA YANG BERBALUT KESABARAN” subhanallah. Allah ganti Abu salamah yang syahid dengan Muhammad SAW yang penghulu syuhada. Inilah buah dari kesabaran. Dengan sabar maka derita akan diganti dengan yang lebih baik.

Cinta Ummu salamah pun tertumpah ruah kepada suaminya yang baru yaitu kepada Muhammad SAW, dan ia tetap sabar membela dan mencintai suaminya. 

Wednesday, 1 December 2010

Mengalah

Mundur satu langkah, untuk raih 1000 langkah ke depan, lebih baik, lebih bernilai dan bermanfaat.

Monday, 22 November 2010

Pribadi Unggul

PRIBADI
yang UNGGUL
selalu meLIHAT DIRI mereka
sebagai sosok yang BERHASIL ..
mereka
menCIPTAkan VISI
serta MAMPU menCIPTAkan PELUANG
dan MAHIR mengKOMUNIKASIkan kepada orang-lain.
Posisikan diri kita sebagai PROBLEM-SOLVER dari semua NEED/WANT orang lain.
maka...
lihatlah apa yang terjadi !!
kita akan menjadi PRIBADI yang UNGGUL.
CIPTAkan gambaran sukses yang ingin anda raih secara detail dan jelas "S.M.A.R.T"
lalu pusatkan perhatian "F.O.C.U.S"
pada KARUNIA & PELUANG

Earl Nightingale :
"Your mind is controlled by your thoughts, your thoughts are controlled by your goals"
(hidup kita dikontrol oleh pikiran kita. Pikiran kita dikontrol oleh tujuan2 kita)

Oleh : gm_4gungnugr0h0@yahoo.com

Monday, 15 November 2010

Toleransi

Menghargai orang lain itu sulit,
tp dihargai orang itu indah.
percaya ke orang lain itu tidak mudah,
tp saat kita mendapat kepercayaan maka kita akan terasa sangat terhormat.

jangan mudah menilai buruk orang lain.
tak mudah menjadi sempurna di dunia ini
masuk dan rasakan seandainya dirimu jadi mereka,
apa yg kau rasakan ?
apa yg kau dapatkan ?

rasakan apa yang bisa kau rasakan
nikmati apa yang bisa kau nikmati

saya yakin
semua orang pengen hidup sempurna,
semua orang pengen di hargai
semua orang pengen menikmati apa yg dimiliki dgn sebaik-baiknya

jadi..
lakukan apa yang membuatmu bahagia
lakukan apa yang membuatmu dihargai
lakukan apa yang membuatmu nikmat dgn apa yg telah kau miliki.

Kesalahanya ato kesalahmu
kesengajaannya ato kesengajaanmu
kebodohannya ato kebodohanmu
semua itu sama.

Bisa menerima segala keadaan pahit dan buruk hidup dengan selalu tersenyum serta membuka hati untuk selalu ikhlas memaafkan adalah sebaik-baiknya manusia.. ( I Thing )

Wednesday, 3 November 2010

Don't judge too quickly

Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly. 




DON'T JUDGE TOO QUICKLY
Apapun-Bagaimanapun-Karena Apapun 



Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.Don't judge too quickly.

Friday, 10 September 2010

Allohuakbar allohuakbar allohuakbar... 
Lailahaillallohwallohukbar allohuakbar walillahilhamd....

Mengucapkan:


تقبل الله منا ومنكم

SELAMAT IDUL FITRI 1431 H
MINAL AIDZIN WALFAIZIN
MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN







Thursday, 9 September 2010

STOP Mengeluh

Renungkan hal-hal berikut sebelum anda mengeluh:
  • Hari ini sebelum Anda mengatakan kata-kata yang tidak baik, Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali
  • Sebelum Anda mengeluh tentang rasa dari makanan yang Anda santap, Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
  • Sebelum Anda mengeluh tidak punya apa-apa Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan.
  • Sebelum Anda mengeluh bahwa Anda buruk, Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.
  • Sebelum Anda mengeluh tentang suami atau istri Anda, Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup. Hari ini sebelum Anda mengeluh tentang hidup Anda, Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.
  • Sebelum Anda mengeluh tentang anak-anak Anda Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.
  • Sebelum Anda mengeluh tentang rumah Anda yang kotor karena pembantu tidak mengerjakan tugasnya, Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.
  • Sebelum Anda mengeluh tentang jauhnya Anda telah menyetir, Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan.  
  • Dan di saat Anda lelah dan mengeluh tentang pekerjaan Anda, Pikirkan tentang pengangguran,orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.
  • Sebelum Anda menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain, ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa,,
  • Kita semua menjawab kepada Sang Pencipta Dan ketika Anda sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan, tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahwa Anda masih hidup !
Jadi……..berhentilah mengeluh, hadapilah manis pahitnya hidup dengan bersyukur terhadap semua yang telah Tuhan berikan…. 

Sunday, 8 August 2010

Pardon me,...

Kisah.
Seorang Ibu Guru TK mengadakan "permainan". Ibu Guru menyuruh anak-anak tiap murid'nya membawa kantong plastik

transparan 1 buah & kentang. Masing-masing kentang tersebut diberi nama berdasarkan nama org yg dibenci. Sehingga jmlh

kentang'nya tdk ditentukan brp, tergantung jumlah org yg dibenci.

Pd hari yg disepakati masing-masing murid membawa kentang dlm kantong plastik. Ada yg berjmlh 2, ada yg 3 bahkan ada yg 5.

Spt perintah guru mereka, tiap-tiap kentang diberi nama sesuai nama org yg dibenci. Murid-murid hrs membawa kantong plastik

berisi kentang tersebut kemana saja mereka pergi, bahkan ke toilet sekalipun, selama 1 minggu.

Hari berganti hari, kentang-kentang pun mulai membusuk, murid-murid mulai mengeluh, apalagi yg membawa 5 buah kentang,

selain berat baunya juga tidak sedap. Setelah 1 minggu murid-murid TK tersebut merasa lega krn penderitaan mereka akan segera

berakhir.

Ibu Guru: "Bgmn rasanya membawa kentang selama 1 minggu?"

Keluarlah keluhan dari murid-murid TK tersebut, pd umumnya mereka tidak merasa nyaman hrs membawa kentang-kentang busuk

tersebut ke manapun mereka pergi. Guru pun menjelaskan apa arti dari " permainan " yang mereka lakukan.

Ibu Guru: "Seperti itulah kebencian yg selalu kita bawa-bawa apabila kita tdk bisa memaafkan orang lain.

Sungguh sangat tdk menyenangkan membawa kentang busuk kemanapun kita pergi. Itu hanya 1 minggu, bgmn jk kita membawa

kebencian itu seumur hidup ?

Alangkah tidak nyamannya ...

Krn itu, lepaskanlah pengampunan kepada orang yang Anda benci.

Krn ketika anda tidak mau mengampuni, anda seperti sdng memegang bola berduri. Semakin anda tdk mau melepaskan bola

berduri itu, anda sendiri yg akan merasakan sakit. Karena itu tidak ada jln lain kecuali melepaskan pengampunan.

Jd bagi yg semua orang yg pernah aku sakiti dan pernah tersinggung krn perkataan maupun perbuatanku baik sengaja maupun

tidak, aku mohon maaf...
Semoga tidak ada kebencian lg diantara kita...:)
sama-sama fitrah hati dan diri kita menempuh ramadhan yg indah.

Alhamdulillah jaza kumullohu khoiro.

Saturday, 27 March 2010

Instalasi Mikrotik RouterOS

Booting dari Cd-Room:

Udah proses Booting, sekarang pilih paket² yang mo di install,,

Paket² nya da banyak,
tiap paket punya fungsi yang beda-beda tapi ada juga yang berkaitan,
jadi biar aman instal smua paket aja :P (kan biar bisa di pelajari smuanya)..

untuk milih smua paket nya kamu bisa tekan “a”, trus klo dah yakin buad mulai instal paket2 nya teken “i”, entar ada pertanyaan:

* Do you want to keep old configuration ? [ y/n] ketik Y
* Continue ? [ y/n] ketik Y

Setelah itu proses installasi system dimulai,
disini kita tidak perlu membuat partisi hardisk karena secara otomatis dia akan membuat partisi sendiri.

Gambar pas lagi proses instalasi.

Setelah proses installasi selesai maka kita akan di minta untuk merestart system,
tekan enter untuk merestart system.

udah itu kamu di sarankan untuk nge-check Hardisk yang dipake,
proses pengecekan ini lumayan lama loh tergantung dari space hardisk yang dipake.

Kalo kamu yakin hardisk nya masih bagus teken “N” aja, abis proses chek nya lama sih

Udah itu kamu di bawa ke halaman login Mikrotik.

Topologi nya:

1. Rubah nama interface
Quote:
[uye@mikrotik]> interface
[uye@mikrotik] interface > pr
Flags: X – disabled, D – dynamic, R – running
# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
0 R Ether0 ether 0 0 1500
1 R Ether1 ether 0 0 1500
[uye@mikrotik] interface > edit 0 -> Trus rubanama nya misal dari Ehter0 jadi WAN[ctrl+o]

saya asumsikan
Ether0 = wan – xxx
Ether1 = LAN – yyy

2. Konfigurasi IP Address
Sebelum bisa pake winbox untuk konfigurasi lebih lanjut, kita harus udah konfigurasi in dulu ip address nya:
Quote:
[uye@mikrotik]> ip address
[uye@mikrotik] ip address> add address=xxx.xxx.xxx.2/30 interface=Ether0
[uye@mikrotik] ip address> add address=yyy.yyy.yyy.1/24 interface=Ether1

[uye@mikrotik] ip address> pr
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE
0 xxx.xxx.xxx.2/30 xxx.xxx.xxx.0 xxx.xxx.xxx.7 Ether0
1 yyy.yyy.yyy.1/24 yyy.yyy.yyy.0 yyy.yyy.yyy.255 Ether1

[uye@mikrotik] ip address>

3. Konfigurasi IP Route
Biar si-routing table ngarah ke isp/gateway
Quote:
[uye@mikrotik]> ip route add gateway=xxx.xxx.xxx.1
[uye@mikrotik]> ip route pr
Flags: X – disabled, A – active, D – dynamic, C – connect, S – static, r – rip, b – bgp, o – ospf
# DST-ADDRESS PREF-SRC G GATEWAY DISTANCE INTERFACE
0 ADC yyy.yyy.yyy.0/24 yyy.yyy.yyy.1 Ether1
1 ADC xxx.xxx.xxx.0/30 xxx.xxx.xxx.2 Ether0
2 A S 0.0.0.0/0 r xxx.xxx.xxx.1 Ether0
[uye@mikrotik]>

4. Konfigurasi DNS
Quote:
[uye@mikrotik]> ip dns set primary-dns=202.155.0.10
[uye@mikrotik]> ip dns set secondary-dns=202.155.0.15
[uye@mikrotik]> ip dns pr
primary-dns: 192.168.1.1
secondary-dns: 202.155.0.15
allow-remote-requests: no
cache-size: 2048KiB
cache-max-ttl: 1w
cache-used: 1849KiB
[uye@mikrotik]>

5. Konfigurasi NAT

Biar jaringan kita g kliatan dari luar(secara kasar)
Quote:
[uye@mikrotik]> ip firewall add chain=srcnat out-interface=ether0 action=masqurade

Tuesday, 9 March 2010

Man Ahabba Lillaah

Sabda Nabi: man ahabba lillaahi... ~ barang siapa yang cinta Karena Alloh; ...faqod istakmalal iimaani ~ maka sungguh sempurna keimanannya. Dalam arti luas, hadits itu berlaku untuk cinta-mencintai sesama mahluk. Tetapi dalam resensi ini, yang dimaksud adalah cinta dalam arti sempit khusus urusan kasmaran antara laki-laki dan perempuan.

Masalahnya, di hare gene, seperti apa sih model cinta yang semata-mata yarjuuna rohmatahu ~ mengharapkan sorga, dan, wa yakhoofuuna ‘adzaabahu ~ takut dengan neraka? Tanpa didahului pelanggaran yang membuat muara panah asmara, pernikahan, justru tidak barokah.

Hare gene menikah tanpa pacaran? Ah, manna bissa?

Eureka! Model cinta tsb dapat ditemukan di “Ayat-Ayat Cinta”, novel 400an halaman terbitan Basmala-Republika. Heboh, karena dalam 30 bulan saja sudah terbit 21 kali, atau naik cetak setiap 40 hari.

Novel karya Habiburrahman El Shirazy, novelis asal Semarang, alumni Al Azhar University, Mesir ini sarat dalil. Sarat dakwah bil hal. Contohnya, betapa kerasnya usaha ingin menjadi hafidz Al-Quran dan Qiro’ah Sab’ah di tanah Fir’aun yang bersuhu 41 derajat Celcius. Maka itu, buku ini layak dibaca oleh komunitas lembaga dakwah.

Tidak semua isi buku ini sreg dengan keyakinan. Ikhtilaf. Misalnya tentang tempat roh: (1) di alam kubur dengan ”nam solihan” tidur sesyahdu pengantin baru; (2) di alam kubur dengan siksaan sampai kiamat; atau (3) roh syuhada di tembolok burung di sorga. Nah, di novel ini, roh masih bisa dolanan, silaturahim lewat mimpi.

Tokoh utamanya adalah seorang Mahasiswa Indonesia di Universitas Al-Azhar. Lalu ada gadis Mesir Kristen tapi hafal Surat Maryam, gadis Islam blasteran Jerman-Turki, gadis Islam Mesir berkulit mencrang putih bersih tetapi kedua ortu nya berkulit gelap, dan santriwati berdarah biru putri Kyai dari tanah Jawi.

Banyak hal yang layak diteladani dari sang tokoh. Misalnya rencana kehidupan yang sudah dipersiapkan 10 tahun ke depan. Nikah bukan karena ketemu seseorang yang nyetrum lalu jatuh cintrong lalu pacaran lalu nikah. Sang tokoh, boro-boro pacaran, sentuhan dengan wanita, pada kondisi apapun, tidak mau. Sayang, di novel itu tidak disebutkan hadits bahwa daripada menyentuh wanita non-muhrim, lebih baik ditusuk kepalanya dengan jarum besi membara.

Ketika umumnya orang berlagak bonafide didepan calon pasangan dan calon mertuanya, yang memiliki integritas tinggi justru membuka kebokekannya. Atau, walaupun multimilyuner yang kartu ATM nya saja isinya jutaan dollar Amerika, tetap low-profile merendahkan-diri, tidak “membeli cinta”. Pernikahan didasarkan atas kesolihan. Yang pria karena melihat wanita solihat-sederhana-bersahaja. Gak tahunya kaya. Yang wanita karena melihat pria solih-berilmu-berkarakter, memegang teguh prinsip, dan berpendirian kuat. Gak tahunya miskin. Aha! Bagi pasangan solih-solihat, itu mah no problem!

Karena cinta segi 5, pernikahan itu berbuntut kepada penyesalan dari 3 wanita lainnya yang merasa “kecolongan”. Akibatnya? Ada yang jadi bagai mayat hidup. Ada yang berbalik benci. Ada yang sampai koma. Klimaksnya, atas permohonan sang isteri, tokoh kita itu “dipaksa” menikahi 1 wanita lainnya. Wah seru! Wajar, buku ini jadi novel best seller. Masih balita saja sudah terjual 160 ribuan eksemplar. Hebring untuk ukuran buku Indonesia.

Swear! Banyak pasangan yang berhasil membina bahtera rumah-tangga tanpa didahului pelanggaran. Percaya dalil man ahabba lillaah. Yakin akan kekuatan solat istikhoroh: Alloohumma in kunta ta’lam anna haadzal amro khoirun lii fii diinii wa ma’aasyii wa ‘aakibaati amrii faqdurhu lii wayassirhulii tsumma baariklii fiihi ~ ya Alloh, seandainya Engkau tahu bahwa perkara (calon pasangan) ini baik bagiku dan bagi agamaku dan bagi penghidupanku dan bagi akibat perkaraku, qodarkanlah dan mudahkanlah dan kemudian barokahilah ...

Lalu apakah yang solat istikhoroh itu bagi cowok doang? Tidak. Wanita pun harus melakukannya, walaupun memang menurut hadits, hasrat wanita ditutupi oleh rasa malu yang besar. Maka itu umumnya wanita dalam posisi menunggu. Simak saja modif lagu Bunga Citra Lestari berikut:

Cinta, cinta, jantungku berdebar tiap kuingat padamu. Cinta, cinta, mengapa ada yang kurang saat kau tak ada? Cinta, cinta, melihatmu memandangmu itu yang kumau.

Kau tak sempat tanyakan aku, ‘cintakah aku padamu?’ Tiap kali aku berlutut, aku berdoa: “Suatu saat kau bisa cinta padaku”. Tiap kali aku memanggil, didalam hati: “Mana cinta? Mana cintaku?”

Cinta, cinta, apa kabarmu? Kabarku baik-baik saja. Cinta, cinta, begitu banyak cerita tak habis tentangmu. Cinta, cinta, “salamku untukmu dari hati yang terdalam” ...

Nah, bagi yang memutuskan akan membaca bukunya, selamat jumpa dengan -urut abjad- Aisha, Fahri, Maria, Noura dan Nurul. Semoga dapat menyelami model “man ahabba lillaah ...”. Siapkan tissue, sebab air mata mestinya mengalir. Jika tidak, jangan-jangan hati sedang dalam proses mengeras menjadi batu. Bisa karena kurang dzikir. Atau kebanyakan ketawa, karena fainna tuktsirud dohhaaki tumiitul qolbi ~ sesungguhnya memperbanyak ketawa itu mematikan hati.

Hare gene menikah tanpa pacaran? Bissa sajja! Itu hanya masalah pilihan: apakah calon pasangan akan menggunakan benchmark, acuan yang sama, menggunakan Al-Quran dan Al-Hadits, ataukah menggunakan benchmark, cara jahiliyah? Pacaran, free-sex (pergaulan-bebas), samen-leven (kebo-kumpul)? Na’uudzubillah! Afahukmul jaahilliyyaati yabghuun ~ apakah hukum jahiliyah yang kalian cari? Fa-aina tadzhabuun?

sumber : http://nuansaonline.net 

Monday, 1 March 2010

KEJURNAS PERSINAS ASAD III SOLO 2010

Sebanyak 370 atlet dari berbagai daerah di Indonesia meramaikan Kejurnas Pencak Silat Persinas Asad di GOR Manahan, Solo, 24-28 Februari. Kejurnas memperebutkan 13 medali emas yang terbagi atas 10 kelas tanding dan tiga kelas seni jurus. 

”Target kami 400 pesilat, tetapi pada saat-saat terakhir pendaftaran Pengprov Persinas Maluku dan Maluku Utara urung mengirimkan atletnya dengan alasan yang tidak jelas. Total 31 pengprov yang ambil bagian,” kata Ketua Panitia Sutiyono, kemarin.

Acara yang juga dihadiri Wali Kota Solo Joko Widodo ini dibuka semalam oleh Ketua Umum PB Persinas Asad Agus Susarso. Dua tamu kehormatan, yakni Menpora Andi Alfian Mallarangeng dan Ketua Umum IPSI Prabowo Subianto, akhirnya batal hadir. ”Pak Menpora tak bisa datang karena siang tadi (kemarin-Red) menghadiri pertemuan dengan Komisi I DPR RI. 

Acara pembukaan berlangsung cukup meriah. Panitia menampilkan sebuah aksi teatrikal yang dimainkan para pesilat dengan mengambarkan cerita pengembaraan satria Persinas Asad. Ketua Umum PB Persinas Asad Agus Susarso mengharapkan para pesilat yang berlaga tetap menjunjung tinggi nilai-nilai solidaritas. Dia menginginkan event yang ketiga ini bisa menjadi ajang silaturahim. Kubu Jateng menargetkan juara umum pada ajang ini.  Pada kejurnas pertama tahun 2005, gelar juara umum disabet kontingen Jatim. Juara umum pada 2007 direbut tim Sulteng. 

Persaingan ketat ditampilkan pada Kejurnas Persinas ASAD 2010 kali ini. Meratanya kekuatan para pesilat terbukti dengan hasil perolehan medali masing-masing kontigen yang bertanding. Di antara juara satu, dua dan ketiga, yakni Banten, Jateng dan Kaltim sama sama berhasil meraih dua medali emas. Banten sendiri unggul dari Jateng dan Kaltim dalam perolehan medali perak. Sementara Kaltim dan Jateng mengumpulkan perolehan medali yang sama, namun Jateng berhak berada di posisi kedua, karena perolehan angka.

Perolehan medali 10 besar
No Provinsi Emas Perak Perunggu
  1. Banten 2 2 1
  2. Jawa Tengah 2 1 2
  3. Kalimantan Timur 2 1 2
  4. Jawa Barat 1 4 1
  5. Kepulauan Riau 1 2 1
  6. Jawa Timur 1 0 3
  7. Lampung 1 0 2
  8. Sulawesi Utara 1 0 1
  9. Sumatra Utara 1 0 1
  10. Sulawesi Selatan 1 0 0

Turut memeriahkan dalam acara pembukaan Chairul Akbar (5 tahun), pemenang seni festival silat di Korea memperagakan 100 jurus dalam 3 menit dalam pembukaan kejurnas pencak silat (persinas asad) di GOR Manahan, Solo, Kamis (24/2)

Tuesday, 23 February 2010

Hujan...

Insya Allah semua kenal dengan hujan. Air yang turun dari langit. Berupa butiran – butiran. Bisa deras atau rintik – rintik. Yang jelas dingin rasanya. Ia berasal dari sekumpulan awan. Dan awan terbentuk dari penguapan air, umumnya air laut, karena sinar matahari. Uap air naik dan kemudian terbawa oleh angin. Berkumpul jadi awan dan selanjutnya turun ke bumi sebagai hujan.

Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran. (QS al-A’raf 57). Hujan adalah rohmat. Siapapun tak memungkirinya itu. Tapi bagi kebanyakan kita yang sering menyaksikan atau menerima hujan, apalagi di musim hujan, melihatnya pasti biasa saja. Ia tak lebih dari peristiwa alam. Bahkan ada yang berkeluh kesah karena hujan. Sebab banjir dan becek, sehingga menghambat aktivitas. Berbeda dengan daerah yang jarang hujan. Seperti di gurun atau lama tidak hujan. Musim kemarau. Panas yang terik. Nah, hujan adalah hal yang ditunggu – tunggu. Penuh harap dan terasa sekali aroma rohmatnya.

Maka tatkala mereka melihat azab itu berupa awan yang menuju ke lembah-lembah mereka, berkatalah mereka: "Inilah awan yang akan menurunkan hujan kepada kami." (Bukan!) bahkan itulah azab yang kamu minta supaya datang dengan segera (yaitu) angin yang mengandung azab yang pedih, (QS al-Ahqof 24)

Kadang hujan disertai dengan angin yang kencang. Banyak pepohonan yang tumbang. Banyak rumah yang ambruk atau atapnya terbang. Menyebabkan tanah longsor, banjir bandang dan lainnya. Maka terus ada istilah angin puting beliung, angin bahorok, ole – ole, tornado dsb. Hujan pun bisa menjadi bencana. Hujan bukan sebagai rohmat lagi, tetapi menjadi mushibah.

Namun kalau dibandingkan, dengan cara menghitung tentu kita akan tahu, banyak mana hujan sebagai rohmat atau hujan sebagai bencana? Tentu jawabnya adalah yang pertama, yaitu hujan sebagai rohmat.  Ayat – ayat pun dengan jelas dan banyak, berkali – kali menyebutkan kerohmatan hujan dibanding bentuk siksa atau bencana. Sayangnya banyak dari kita yang tidak menyadarinya. Bahkan melupakan dan menyepelekan rohmat ini. Ada lagi malah yang mengutuk, sial hujan lagi, katanya. Naudzubillah.

(Ingatlah), ketika Allah menjadikan kamu mengantuk sebagai suatu penenteraman daripada-Nya, dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu dan menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan mesmperteguh dengannya telapak kaki(mu). (QS al-Anfal 11).

Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendakiNya, tiba-tiba mereka menjadi gembira. (QS ar-Rum 48)

Insya Allah setiap kali hujan, saya selalu berucap syukur; Alhamdulillah hujan. Saya berusaha untuk terus mensyukurinya. Bergembira. Dan sebisa mungkin menghindar untuk mencerca atau mengingkarinya. Sampai beberapa hari yang lalu, saya benar – benar merasakan rohmat hujan ini.  Malam itu hujan deras sekali, tapi saya sudah tertidur. Nah, ketika bangun hujan masih mengguyur. Terus, ketika pergi ke kamar mandi ternyata air di bak kosong. Sudah begitu, pompa ternyata ngadat. Nggak keluar air. Akhirnya saya lempar ember di bawah talang rumah. Tak berapa lama penuh dan saya angkat ke kamar mandi. Untuk wudhu dan sekalian mandi pagi itu. Huh, mak nyess,,,, dingin dan segar luar biasa. Seperti yang disebut dalam ayat quran maa’an thohuuroon. Dan saya pun teringat dengan doa yang setiap saat saya lantunkan, yang isinya meminta kepada Allah untuk mencuci dosa dan kesalahan saya bilmaa’i wats-tsalji walbarod - dengan air, salju dan embun yang dingin. Mandi air hujan saja luar biasa, bisa membersihkan bolot/daki dan kesegaran yang wah, apalagi jika dosa tercuci dengan air salju dan embun yang dingin. Subhanallah…!

Rohmat, tetaplah rohmat. Jangan jadikan dia adzab, karena ketidakpedulian kita, sehingga Allah pun mengiyakannya. Rugi kan?

Oleh :Ustadz.Faizunal Abdillah
http://www.ldii.or.id/in/nasehat-mainmenu-37/360-hujan.html

Monday, 22 February 2010

Penyesalan

Seorang pemuda sebentar lagi akan diwisuda,sebentar lagi dia akan menjadi seorang sarjana, akhir dari jerih payahnya selama beberapa tahun di bangku pendidikan.

Beberapa bulan yang lalu dia melewati sebuah showroom, dan saat itu dia jatuh cinta kepada sebuah mobil sport, keluaran terbaru dari Ford. Selama beberapa bulan dia selalu membayangkan, nanti pada saat wisuda ayahnya pasti akan membelikan mobil itu kepadanya. Dia yakin, karena dia anak satu-
satunya dan ayahnya sangat sayang padanya, sehingga dia yakin banget nanti dia pasti akan mendapatkan mobil itu. Dia pun berangan-angan mengendarai mobil itu, bersenang-senang dengan teman-temannya,
bahkan semua mimpinya itu dia ceritakan keteman-temannya.

Saatnya pun tiba, siang itu, setelah wisuda, dia melangkah pasti ke ayahnya. Sang ayah tersenyum, dan dengan berlinang air mata karena terharu dia mengungkapkan betapa dia bangga akan anaknya, dan betapa dia mencintai anaknya itu. Lalu dia pun mengeluarkan sebuah bingkisan,... bukan sebuah kunci ! Dengan hati yang hancur sang anak menerima bingkisan itu, dan dengan sangat kecewa dia membukanya. Dan dibalik kertas kado itu ia menemukan sebuah Kitab Suci yang bersampulkan kulit asli, dikulit itu
terukir indah namanya dengan tinta emas. Pemuda itu menjadi marah, dengan suara yang meninggi dia berteriak, "Yaahh... Ayah memang sangat mencintai saya, dengan semua uang ayah, ayah belikan alkitab ini untukku ? " Lalu dia membanting Kitab Suci itu dan lari meninggalkan ayahnya. Ayahnya tidak
bisa berkata apa-apa, hatinya hancur, dia berdiri mematung ditonton beribu pasang mata yang hadir saat itu.

Tahun demi tahun berlalu, sang anak telah menjadi seorang yang sukses, dengan bermodalkan otaknya yang cemerlang dia berhasil menjadi seorang yang terpandang. Dia mempunyai rumah yang besar dan mewah, dan dikelilingi istri yang cantik dan anak-anak yang cerdas. Sementara itu ayahnya semakin tua dan tinggal sendiri. Sejak hari wisuda itu, anaknya pergi meninggalkan dia dan tak pernah menghubungi dia. Dia berharap suatu saat dapat bertemu anaknya itu, hanya untuk meyakinkan dia betapa kasihnya pada anak itu. Sang anak pun kadang rindu dan ingin bertemu dengan sang ayah, tapi mengingat apa yang terjadi pada hari wisudanya, dia menjadi sakit hati dan sangat mendendam.

Sampai suatu hari datang sebuah telegram dari kantor kejaksaan yang memberitakan bahwa ayahnya telah meninggal, dan sebelum ayahnya meninggal, dia mewariskan semua hartanya kepada anak satu-satunya itu. Sang anak disuruh menghadap Jaksa wilayah dan bersama-sama ke rumah ayahnya untuk mengurus semua harta peninggalannya. Saat melangkah masuk ke rumah itu, mendadak hatinya menjadi sangat sedih, mengingat semua kenangan semasa dia tinggal di situ. Dia merasa sangat menyesal telah bersikap jelak terhadap ayahnya. Dengan bayangan-bayangan masa lalu yang menari-nari di matanya, dia menelusuri semua barang dirumah itu. Dan ketika dia membuka brankas ayahnya, dia menemukan Kitab Suci itu, masih
terbungkus dengan kertas yang sama beberapa tahun yang lalu. Dengan airmata berlinang, dia lalu memungut Kitab Suci itu, dan mulai membuka halamannya. Di halaman pertama Kitab Suci itu, dia membaca tulisan tangan ayahnya, "Sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling bermanfaat bagi orang lain. Dan Tuhan Maha Kaya dari segala apa yang ada di dunia ini"
Selesai dia membaca tulisan itu, sesuatu jatuh dari bagian belakang Kitab Suci itu. Dia memungutnya,.... sebuah kunci mobil ! Di gantungan kunci mobil itu tercetak nama dealer, sama dengan dealer mobil sport yang dulu dia idamkan ! Dia membuka halaman terakhir Alkitab itu, dan menemukan di situ terselip STNK dan surat-surat lainnya, namanya tercetak di situ. dan sebuah kwitansi
pembelian mobil, tanggalnya tepat sehari sebelum hari wisuda itu. Dia berlari menuju garasi, dan di sana dia menemukan sebuah mobil yang berlapiskan debu selama bertahun-tahun, meskipun mobil itu sudah sangat kotor karena tidak disentuh bertahun-tahun, dia masih mengenal jelas mobil itu, mobil sport
yang dia dambakan bertahun-tahun lalu. Dengan buru-buru dia menghapus debu pada jendela mobil dan melongok ke dalam. bagian dalam mobil itu masih baru, plastik membungkus jok mobil dan setirnya, di atas dashboardnya ada sebuah foto, foto ayahnya, sedang tersenyum bangga. Mendadak dia
menjadi lemas, lalu terduduk di samping mobil itu, air matanya tidak terhentikan, mengalir terus mengiringi rasa menyesalnya yang tak mungkin diobati........

SEBERAPA MAHAL DAN BERHARGANYA KITA PERNAH KEHILANGAN SEBUAH BARANG, NAMUN TAK SEMENYESAL JIKA KITA KEHILANGAN ORANG-ORANG YANG KITA CINTAI (Sebelum kita meminta maaf padanya)...

Berhantilah Mengeluh

Hari ini sebelum Anda mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali

Sebelum Anda mengeluh tentang rasa dari makanan yang Anda santap,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

Sebelum Anda mengeluh tidak punya apa-apa
Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan.

Sebelum Anda mengeluh bahwa Anda buruk,
Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk di dalam hidupnya.
 
Sebelum Anda mengeluh tentang suami atau istri Anda,
Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup.

Hari ini sebelum Anda mengeluh tentang hidup Anda,
Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat.

Sebelum Anda mengeluh tentang anak-anak Anda
Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.

Sebelum Anda mengeluh tentang rumah Anda yang kotor karena pembantu tidak mengerjakan tugasnya, Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.
 
Sebelum Anda mengeluh tentang jauhnya Anda telah menyetir,
Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan.

Dan di saat Anda lelah dan mengeluh tentang pekerjaan Anda,
Pikirkan tentang pengangguran,orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.

Sebelum Anda menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa,,,
 
Kita semua menjawab kepada Sang Pencipta
Dan ketika Anda sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan, tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahwa Anda masih hidup !

Jadi……..berhentilah mengeluh, hadapilah manis pahitnya hidup dengan bersyukur terhadap semua yang telah Tuhan berikan…. 

Thursday, 18 February 2010

Manusia mati meninggalkan dan membawa, APA ?


Gajah mati meninggalkan gading untuk perhiasan ratu. Harimau mati meninggalkan taring untuk asesoris raja. Manusia mati meninggalkan apa? Gigi? Untuk apa? Ternyata bukan. Kata peribahasa ‘Manusia mati meninggalkan nama’. Tentu bukan asal nama, tetapi nama besar. Masalahnya tidak semua orang mampu membuat namanya besar. Seperti Louis Pasteur yang menemukan teknologi membunuh bakteri, atau seperti Tsai Lun yang menemukan teknologi membuat kertas, atau seperti Mak Erot yang menemukan teknologi membesarkan burung.

Heboh 100 Nama Besar Dunia
Tahun 1978 dunia heboh dengan terbitnya buku berjudul  “The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History” tulisan Michael H. Hart. Mengapa heboh? Karena ranking pertama yang paling berpengaruh terhadap sejarah manusia, menurut Hart, adalah Muhammad.
Untuk lengkapnya, Top-10 adalah (urut ranking): 1) Muhammad, 2) Isaac Newton, 3) Jesus Christ, 4) Buddha, 5) Confucius, 6) St. Paul, 7) Ts’ai Lun, 8) Johann Gutenberg, 9) Christopher Columbus, 10) Albert Einstein.
Sedangkan 90 nama berikutnya (urut abjad, untuk memudahkan pencarian): Adam Smith 30, Adolf Hitler 39, Alexander Fleming 43, Alexander Graham Bell 42, Alexander the Great 33, Antoine Laurent Lavoisier 20, Antony van Leeuwenhoek 36, Aristotle 13, Asoka 53, Augustus Caesar 18, Charlemagne 97, Charles Darwin 16, Constantine the Great 21, Cyrus the Great 87, Edward de Vere a.k.a. William Shakespeare 31, Edward Jenner 70, Enrico Fermi 76, Ernest Rutherford 56, Euclid 14, Francis Bacon 90, Francisco Pizarro 62, Galileo Galilei 12, Genghis Khan 29, George Washington 26, Gregor Mendel 58, Gregory Pincus 82, Guglielmo Marconi 38.
Kemudian Henry Ford 91, Hernando Cortes 63, Homer 98, James Clerk Maxwell 24, James Watt 22, Jean-Jacques Rousseau 78, Johann Sebastian Bach 72, Johannes Kepler 75, John Calvin 57, John Dalton 32, John F. Kennedy 81, John Locke 44, Joseph Lister 60, Joseph Stalin 66, Julius Caesar 67, Justinian I 99, Karl Marx 27, Lao Tzu 73, Lenin 84, Leonhard Euler 77, Louis Daguerre 47, Louis Pasteur 11, Ludwig van Beethoven 45, Mahavira 100, Mani 83, Mao Zedong 89, Martin Luther 25, Max Planck 59, Mencius 92, Menes 96, Michael Faraday 23, Michelangelo 50, Mikhail Gorbachev 95, Moses 15, Napoleon Bonaparte 34, Nicolaus Copernicus 19, Nicoli Machiavelli 79, Nikolaus August Otto 61, Oliver Cromwell 41, Orville and Wilbur Wright 28, Peter the Great 88, Plato 40, Pope Urban II 51, Queen Elizabeth I 94, Queen Isabella I 65, Rene Descartes 49, Shih Huang Ti 17, Sigmund Freud 69, Simon Bolivar 48, St. Augustine 54, Sui Wen Ti 85, Thomas Edison 35, Thomas Jefferson 64, Thomas Malthus 80, ‘Umar ibn al-Khattab 52, Vasco da Gama 86, Voltaire 74, Werner Heisenberg 46, Wilhelm Conrad Roentgen 71, William Harvey 55, William T.G. Morton 37, William the Conqueror 68, Zoroaster 93.

Mengapa Hart yang non-Muslim menempatkan Muhammad di ranking 1? Karena, menurut dia, banyak manusia yang punya pengikut yang sangat besar selain Muhammad. Ada Jesus Christ, ada Buddha, ada Confucius. Tetapi yang mampu sekaligus menjadi politikus dan panglima militer hanyalah Muhammad the son of Abdullah. Alloohu Akbar!

Raja Diraja Dunia
Menurut riwayat Islam, raja yang hebat bukanlah Shi Huang Ti (urutan 17) yang walaupun berumur pendek 40an tahun tapi mampu membangun Tembok Besar Cina. Bukan pula raja-raja Imperium Romawi (urutan 18, 21, 67) yang pada zamannya adalah negara super-power. Raja diraja dunia menurut riwayat Islam adalah Raja Namrud, Raja Buhtan Ashor, Raja Sulaiman, dan Raja Dzulqornain.
Bagi lelaki Muslim yang ingin mengasah naluri keperwiraan, riwayat Dzulqornain yang di dunia Barat disebut Alexander The Great (urutan 33) perlu dipelajari untuk dijadikan dongeng pengantar tidur anak laki-laki. Saat menginjak aqil-balligh, dia belajar filsafat Aristoteles. Jadi bukan membaca sebangsa komik Crayon Sinchan. Saat umur 16an, permainannya adalah berburu singa. Jadi bukan bermain sebangsa gatrik, domino, atau Play Station. Walau umur hanya 32an tahun, tetapi jejak kebesaran yang ditinggalkannya, wah, Masya Allah.

Dzulqornain yang arti harafiahnya ‘yang punya 2 tanduk’ adalah julukan seorang raja muda belia yang berkeliling menaklukkan dunia. Silahkan dikaji bacaan-makna-keterangan surat Al-Kahfi ayat 83 sampai dengan 98 tentang kedigjayaannya, tentang perjalanannya ke arah Timur, tentang melihat matahari yang terbenam di lumpur hitam, tentang teknologi ruaaarrr .....- biasa di masa itu: melelehkan tembaga-besi untuk memblokir kaum Yajuj-Majuj yang “dikubur hidup-hidup” diantara 2 gunung!

Terjadilah kontroversi. Didalam Al-Quran jelas Dzulqornain menyembah Alloh. Sedangkan menurut sejarah dunia, Alexander The Great sang raja Macedonia menyembah dewa dan dewi. Di tulisan ini, Dzulqornain adalah ya Alexander itu. Argumen pertama, ada analogi riwayat dimana Raja Romawi Heraklius atau di hadits Bukhori disebut Hirokla di amar ma’ruf. Artinya, ya, Alexander awalnya menyembah berhala, tapi lalu bisa saja didalam perjalanannya mendapat hidayah, bukan? Argumen kedua, di Quran disebutkan Dzulqornain berjalan jauuuh ke arah Timur. Di sejarah disebutkan Alexander menaklukkan kerajaan-kekaisaran di Timur Macedonia, sampai menyeberang laut membabat-habis Kaisar Darius dari Persia, hingga  ke perbatasan India. Argumen ketiga, diriwayatkan bahwa yang di Al-Quran disebut Dzulqornain, nama aslinya ternyata adalah Iskandar bin Failis. Amat sangat mirip alias sama dengan Alexander the son of Philips, bukan? Namun demikian, umpama saja ketiga argumen di tulisan ini kelak di kemudian hari ternyata keliru, ya sudah, istirja’ saja. Maapin.

Passive Rewards
Apakah manusia mati perlu meninggalkan nama besar? Ternyata enggak, tuh. Sabda Nabi: Idzaa maatal insaanu inqotho’a ‘anhu ‘amaluhuu illaa min tsalaatsin ‘ilmin yuntafa’u bih, wa waladin shoolih, wa shadaqotin jaariyah – Ketika manusia mati putuslah semua amalannya kecuali dari 3 perkara: ilmu yang bermanfaat, anak yang sholih dan shodaqoh jariyah.
Berjuanglah untuk husnul khotimah mati dengan baik dan meninggalkan 3 perkara tadi, supaya walaupun sudah di alam kubur pahala terus mengalir, passive rewards. Berjuanglah untuk membela ‘nama baik’ taat agama, taat negara, taat ortu, taat suami,  jangan untuk mendapatkan ‘nama besar’ agar terkenal. Ingin tersohor justru berbahaya terhadap niat Karena Alloh. Riya (ingin dilhat), sum’ah (ingin didengar). Ingat ahli perang yang ingin disebut jagoan? Ingat ahli sodaqoh yang ingin disebut dermawan? Ingat ahli ilmu yang ingin disebut orang pandai? BLUNG! Semuanya masuk neraka.

Meninggalkan vs Membawa
Di Surat Al-Baqoroh disebutkan 4 tahap yang dialami manusia, yaitu amwaat – mati sebagai air mani, lalu ahyaa – hidup seperti saat ini, lalu yumiit – dimatikan yang dapat terjadi setiap saat, dan terakhir yuhyii – dihidupkan kembali untuk menghadap Alloh. Nah, berdasarkan hal-hal diatas, yang penting ternyata bukan Checkout dari dunia meninggalkan apa, melainkan Checkin masuk ke alam kubur membawa apa.

Tidak ada perintah agama bahwa manusia harus terkenal. Bahkan sebaliknya, tetaplah humble – merendahkan diri. Tidak boleh ada kultus individu. Tasbih-tahmid-takbir-tahlil hanya kepada Alloh dan sholawat hanya kepada Rosulullah. Tidak ada di hati sanubari penyaksian kebesaran manusia lain selain penyaksian kebesaran dua kalimah syahadat yang sehari 10 kali diucapkan. Dengan cara itulah agama Islam dapat terus dimurnikan. Indah sekali, bukan?

Atas qodar Alloh, ternyata banyak yang memiliki nama besar. Tetapi untuk apa nama besar kedarahbiruan, keningratan, kesarjanaan, keproffesoran, kejenderalan, kekonglomeratan, keartisan, keaktoran, keselebritian, kepemudaan, ketokohan, keterkenalan, ketersohoran, kepangkatan, kedudukan, termasuk kemahasiswaan, dll, dll, kalau tidak digunakan untuk dakwah? Untuk apa nama besar kalau tidak dipakai untuk menolong agama Alloh? Kata Nabi Isa: “Man anshorii ilalloohi? – Siapakah yang bersedia menolong Alloh? Kanggo naon - untuk apa? Fa aina tadzhabuun? Hendak kemana engkau pergi?

Monday, 8 February 2010

Awas VALENTINE..

Pada bulan ini tepatnya tgl 14 Pebruari yang kebetulan hari minggu di seluruh dunia akan merayakan hari kasih sayang, Untuk para sedulur jokam akan tidak perlulah seperti itu lebih indah di ganti dengan acara yang lebih bermanfaat. karena kurang pantas kita mengikuti cara mereka Alloh sendiri sudah memperingatkan "Dan janganlah kamu menuruti kebanyakan orang dimuka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkan diri dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah menuruti persangkaan belaka dan mereka tidak lain hanyalah pendusta (terhadap Allah) ( Al An’aam : 116)

Valentine’s day itu nama acaranya adalah kegiatan para pemuda dan pemudi berkumpul dalam sebuah acara. Meraka berdansa berpasang-pasangan semalam suntuk dan berlanjut menjadi hubungan cinta. Itu bukan prilaku kita sebagai Anak Jokam Firman Allah, surat Al Isra : 36. “Dan janganlah kamu mengikuti apa yang tidak kamu punyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati semuanya akan dimintai pertanggung jawabnya.”
Perayaan Valentine’s digembar-gemborkan ini, seolah menjadi luar biasa kadang sampe mengalahkan prinsip ajaran slam. Karena kehidupan kita tidak boleh lepas dari Islam sedikitpun. Seperti firman Allah dalam surat Al baqarah : 208. „Hai orang-orang yang beriman, masuklah kamu kedalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu”.

Valentine dilaksanakan bukan berdasarkan ajaran Islam, tetapi perayaan yang hanya terkaan fikiran manusia yang rendah. Setiap perbuatan perayaan atau ibadah walau bagaimana baik dan bagusnya menurut pendapat manusia, tetapi tidak berlandaskan ajaran Islam maka ia ditolak Dalam QS. An Nuur : 39 “Dan orang-orang kafir amal-amal mereka adalah laksana fatamorgana ditanah yang datar, yang disangka air oleh orang-orang yang dahaga, tetapi bila didatanginya air itu dia tidak mendapatinya sesuatu apapun. Dan didapatinya (ketetapan) Allah disisinya, lalu Allah memberikan kepadanya perhitungan amal-amal dengan cukup dan Allah adalah sangat cepat perhitunganNya”.

Sebetulnya Valentine mempunyai tujuan baik menciptakan rasa kasih sayang diseluruh persada bumi, tapi mengapa hanya slogan demikian umat Islam kemudian berkiblat pada Valentine. Bukankah dengan bersikap demikian berarti menghina ajaran Islam, seakan-akan Islam tidak mengajarkan rasa kasih sayang dikalangan umatnya dan sebaliknya meninggalkan ajaran lain. Beruntung kita yang mempunyai Slogan Rukun dan Kompak. Rasullullah menegakkan ajaran agama Islam dengan prinsip-prinsip persaudaraan dan cinta : “Tidak dikatakan beriman salah seorang diantara kamu jika tidak mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri”.

Atau firman Allah, Ali Imran : 159 “Maka disebabkan rahmat Allah-lah kamu bersikap lemah lembut. Sekiranya kamu bersikap lagi berhati kafir tentulah mereka akan menjauhi dari sekelilingmu..” dan lebih tegas lagi, Al Fath: 29 “Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang kafir tetapi sayang sesama mereka…”

Maka beruntunglah kita yang selalu di ingatkan setiap saat, masihkan ada keraguan? Karena biasanya peristiwa besar bermula dari hal-hal kecil permulaannya memandang, lalu tersenyum, kemudian menyapa, lalu mengobrol, lantas janjian, kemudian berkencan, dan akhirnya berzina ...itulah kira-kira hasil kalo kita menghadiri perayaan Valentine

Sunday, 31 January 2010

Sebuah Refleksi Dalam Mencari Pasangan


Alkisah seorang raja yang kaya raya dan sangat baik. Ia mempunyai banyak sekali emas dan kuningan sehingga antara emas dan kuningan tercampur menjadi satu.

Suatu hari raja yang baik hati ini memberikan hadiah emas kepada seluruh rakyatnya, dia membuka gudangnya lalu mempersilakan rakyatnya mengambil kepingan emas terserah mereka. Karena antara emas dan kuningan tercampur menjadi satu maka sulit sekali di bedakan, mana yang emas dan mana yang kuningan, lalu mana yang emasnya 24 karat dan mana yang emasnya hanya 1 karat, namun ada peraturan dari sang raja, yaitu apabila mereka sudah memilih dan mengambil satu dari emas itu, mereka tidak boleh mengembalikannya lagi.

Tetapi raja menjanjikan bagi mereka yang mendapat emas hanya 1 Karat atau mereka yang mendapatkan kuningan, mereka dapat bekerja Dikebun raja dan merawat pemberian raja itu dengan baik, maka raja akan menambah dan memberikan kadar karat itu sedikit demi sedikit. Mendengar itu bersukacitalah rakyatnya, sambil mengelu-elukan rajanya.

Mereka datang dari semua penjuru tempat, dan satu persatu dari mereka dengan berhati-hati mengamat-amati benda-benda itu, waktu yang diberikan kepada mereka semua ialah satu setengah hari, dengan perhitungan setengah hari untuk memilih, setengah hari untuk
merenungkan, dan setengah hari lagi untuk memutuskan. Para prajurit selalu siaga menjaga keamanan pemilihan emas tersebut, karena tidak jarang terjadi perebutan emas yang sama diantara mereka.

Selama proses pemilihan berlangsung, seorang prajurit mencoba Bertanya kepada salah seorang rakyatnya, “Apa yang kau amat-amati, sehingga setengah hari kau habiskan waktumu disini?”,

“Tentu saja aku harus berhati-hati, aku harus mendapatkan emas 24 karat itu”, jawab orang itu

lalu tanya prajurit itu lagi “Seandainya emas 24 karat itu tidak pernah ada, atau hanya ada satu diantara setumpuk emas ini, apakah engkau masih saja mencarinya, sedangkan waktumu sangat terbatas?”,

“Tentu saja tidak, aku akan mengambil emas terakhir yang ada ditanganku begitu waktuku habis”. jawab orang itu lagi

Lalu prajurit itu berkeliling dan ia menjumpai seorang yang tampan, melihat perangainya ia adalah seorang kaya, bertanyalah prajurit itu kepadanya

“Hai orang kaya, apa yang kau cari disini, bukankah engkau sudah lebih dari cukup?”,

“Bagiku hidup adalah uang, kalau aku bisa mengambil emas ini, tentu saja itu berarti menambah kekayaanku”.jawab orang kaya itu

Kemudian prajurit itu kembali mengawasi satu persatu dari mereka, Maka tampak olehnya seseorang, yang sejak satu hari ia selalu menggenggam kepingan emasnya, lalu dihampirinya orang itu

“Mengapa engkau diam disini? Tidakkah engkau memilih emas-emas itu? Atau tekadmu sudah bulat untuk mengambil emas itu?”, mendengar perkataan prajurit itu, orang ini hanya diam saja,

maka prajurit itu bertanya lagi “Atau engkau yakin bahwa itulah emas 24 karat, sehingga engkau tidak lagi berusaha mencari yang lain?”,

orang itu masih terdiam.prajurit itu semakin penasaran, lalu ia lebih mendekat lagi

“Tidakkah engkau mendengar pertanyaanku?”, sambil menatap prajurit,

orang itu menjawab “Tuan, saya ini orang miskin, saya tidak pernah tahu mana yang emas dan mana yang kuningan, tetapi hati saya memilih emas ini, sayapun tidak tahu berapa kadar emas ini, atau jika ternyata emas ini hanya kuninganpun saya juga tidak tahu”,

“Lalu mengapa engkau tidak mencoba bertanya kepada mereka, atau kepadaku kalau engkau tidak tahu” tanya prajurit itu lagi.

“Tuan, emas dan kuningan ini milik raja, jadi menurut saya hanya raja yang tahu, mana yang emas dan mana yang kuningan, mana yang 1 karat dan mana yang 24 karat. Tapi satu hal yang saya percaya janji raja untuk mengubah kuningan menjadi emas itu yang lebih penting” jawabnya lugu.

Prajurit ini semakin penasaran “Mengapa bisa begitu?”,

“Bagi saya berapapun kadar karat emas ini cukup buat saya, karena kalau saya bekerja, saya membutuhkan waktu bertahun-tahun menabung untuk membeli emas, tuan”

prajurit tampak tercengang mendengar jawaban dari orang ini, lalu ia melanjutkan perkataannya

“lagi pula tuan, peraturannya saya tidak boleh menukar emas yang sudah saya ambil”,

“Tidakkah engkau dapat mengambil emas-emas yang lain dan menukarkannya sekarang, selagi masih ada waktu?” tanya prajurit lagi,

“Saya sudah menggunakan waktu itu, kini waktu setengah hari terakhir saya, inilah saatnya saya mengambil keputusan, jika saya gantikan emas ini dengan yang lain, belum tentu saya mendapat yang lebih baik dari punya saya ini, saya memutuskan untuk mengabdi pada raja dan merawat milik saya ini, untuk menjadikannya emas yang murni”,


tak lama lagi lonceng istana berbunyi, tanda berakhir sudah kegiatan mereka.Lalu raja keluar dan berdiri ditempat yang tinggi sambil berkata

“wahai rakyatku yang kukasihi, semua emas yang kau genggam itu adalah hadiah yang telah kuberikan, sesuai dengan perjanjian, tidak seorangpun diperbolehkan menukar ataupun menyia-nyiakan hadiah itu, jika didapati hal diatas maka orang itu akan mendapat hukuman karena ia tidak menghargai raja” kata-kata raja itu disambut hangat oleh rakyatnya.

Lalu sekali lagi dihadapan rakyatnya, raja ingin memberitahu tentang satu hal

“Dan ketahuilah, bahwa sebenarnya tidak ada emas 24 karat itu, hal ini dimaksudkan bahwa kalian semua harus mengabdi kepada kerajaan, dan hanya akulah yang dapat menambah jumlah karat itu, karena akulah yang memilikinya. Selama satu setengah hari, setengah hari yang kedua yaitu saat kuberikan waktu kepada kalian semua untuk merenungkan pilihan, kalian kutunggu untuk datang kepadaku menanyakan perihal emas itu, tetapi sayang sekali hanya satu orang yang datang kepadaku untuk menanyakannya”.

Demikianlah raja yang baik hati dan bijaksana itu mengajar rakyatnya, dan selama bertahun-tahun ia dengan sabar menambah karat satu persatu dari emas rakyatnya.


Kisah di atas dapat direfleksikan dalam mencari pasangan hidup:

1. Bagi yang sedang mencari pasangan (setengah hari untuk memilih)

Memilih memang boleh tapi manusia tidak ada yang sempurna, jangan lupa emas-emas itu milik sang raja, jadi hanya dia yang tahu menahu masalah itu, artinya setiap manusia milik Tuhan jadi berdoalah untuk berkomunikasi denganNya tentang pasangan Anda.

2. Bagi yang telah memperoleh pasangan tapi belum menikah (setengah hari untuk merenungkan)

Mungkin pertama kali Anda mengenal, si dia nampak emas 24 karat, ternyata setelah bertahun-tahun kenal, si dia hanya berkadar 10 karat. Diluar, memang kita dihadapkan dengan banyak pilihan, sama dengan rakyat yang memilih emas tadi, akan tetapi pada saat kita sudah mendapatkannya, belum tentu kalau kita melepaskannya kita akan mendapat yang lebih baik. Jadi jika dalam tahap ini Anda merasa telah mendapatkan dia, hal yang terbaik dilakukan ialah menilai secara obyektif siapa dia (karena itu keterbukaan dan komunikasi sangat penting dalam menjalin hubungan), dan menyelaraskan hati Anda bersamanya. Begitu Anda tahu tentang hal terjelek dalam dirinya sebelum Anda menikah itu lebih baik, dengan demikian Anda tidak merasa shock setelah menikah.

Tinggal bagaimana Anda menerimanya, Anda mampu menerimanya atau tidak, Anda mengusahakan perubahannya atau tidak, “cinta selalu berjuang”, dan jangan anggap tidak pernah ada masalah dalam jalan cinta Anda. Justru jika dalam tahap ini Anda tidak pernah mengalami masalah dengan pasangan Anda (tidak pernah bertengkar mungkin), Anda malah harus berhati- hati, karena ini adalah hubungan yang tidak sehat, berarti banyak kepura-puraan yang ditampilkan dalam hubungan Anda.

Yang terpenting adalah niat baik diantara pasangan, sehingga dengan komitmen dan cinta, segala sesuatu selalu ada jalan keluarnya.Meskipun dalam tahap ini Anda masih punya waktu setengah hari lagi untuk memutuskan, artinya anda masih dapat berganti pilihan, akan tetapi pertimbangkan dengan baik hal ini.

3. Bagi yang telah menikah (setengah hari untuk memutuskan)

Dalam tahap ini, siapapun dia berarti anda telah mengambil keputusan untuk memilihnya, jangan berpikir untuk mengambil keuntungan dari pasangan Anda. Jika ini terjadi berarti Anda egois, sama halnya dengan orang kaya diatas, dan dengan demikian Anda tidak pernah puasdengan diri pasangan Anda, maka tidak heran banyak terjadi perselingkuhan. Anda tidak boleh merasa menyesal dengan pilihan Anda sendiri, jangan kuatir raja selalu memperhatikan rakyatnya, dan menambah kadar karat pada emasnya.


Jadi percayalah kalau Allah pasti akan memperhatikan Anda, dan Dia yang paling berkuasa mengubah setiap orang. Perceraian bukanlah solusi, sampai kapan kita harus menikah lalu bercerai, menikah lagi dan bercerai lagi???, Ingatlah si dia adalah hadiah, siapapun dia terimalah dia karena sekali lagi itulah pilihan Anda, ingat ini adalah setengah hari terakhir yaitu waktu untuk memutuskan, setelah itu Anda tidak boleh menukar atau menyia-nyiakan emas Anda, jadi peliharalah pasangan Anda sebagaimana hadiah terindah yang telah Allah berikan. Dan apapun yang terjadi dengan pasangan Anda komunikasikanlah dengan Allah, karena Dia yang memiliki hati setiap manusia.