Translate

Saturday, 27 March 2010

Instalasi Mikrotik RouterOS

Booting dari Cd-Room:

Udah proses Booting, sekarang pilih paket² yang mo di install,,

Paket² nya da banyak,
tiap paket punya fungsi yang beda-beda tapi ada juga yang berkaitan,
jadi biar aman instal smua paket aja :P (kan biar bisa di pelajari smuanya)..

untuk milih smua paket nya kamu bisa tekan “a”, trus klo dah yakin buad mulai instal paket2 nya teken “i”, entar ada pertanyaan:

* Do you want to keep old configuration ? [ y/n] ketik Y
* Continue ? [ y/n] ketik Y

Setelah itu proses installasi system dimulai,
disini kita tidak perlu membuat partisi hardisk karena secara otomatis dia akan membuat partisi sendiri.

Gambar pas lagi proses instalasi.

Setelah proses installasi selesai maka kita akan di minta untuk merestart system,
tekan enter untuk merestart system.

udah itu kamu di sarankan untuk nge-check Hardisk yang dipake,
proses pengecekan ini lumayan lama loh tergantung dari space hardisk yang dipake.

Kalo kamu yakin hardisk nya masih bagus teken “N” aja, abis proses chek nya lama sih

Udah itu kamu di bawa ke halaman login Mikrotik.

Topologi nya:

1. Rubah nama interface
Quote:
[uye@mikrotik]> interface
[uye@mikrotik] interface > pr
Flags: X – disabled, D – dynamic, R – running
# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
0 R Ether0 ether 0 0 1500
1 R Ether1 ether 0 0 1500
[uye@mikrotik] interface > edit 0 -> Trus rubanama nya misal dari Ehter0 jadi WAN[ctrl+o]

saya asumsikan
Ether0 = wan – xxx
Ether1 = LAN – yyy

2. Konfigurasi IP Address
Sebelum bisa pake winbox untuk konfigurasi lebih lanjut, kita harus udah konfigurasi in dulu ip address nya:
Quote:
[uye@mikrotik]> ip address
[uye@mikrotik] ip address> add address=xxx.xxx.xxx.2/30 interface=Ether0
[uye@mikrotik] ip address> add address=yyy.yyy.yyy.1/24 interface=Ether1

[uye@mikrotik] ip address> pr
Flags: X – disabled, I – invalid, D – dynamic
# ADDRESS NETWORK BROADCAST INTERFACE
0 xxx.xxx.xxx.2/30 xxx.xxx.xxx.0 xxx.xxx.xxx.7 Ether0
1 yyy.yyy.yyy.1/24 yyy.yyy.yyy.0 yyy.yyy.yyy.255 Ether1

[uye@mikrotik] ip address>

3. Konfigurasi IP Route
Biar si-routing table ngarah ke isp/gateway
Quote:
[uye@mikrotik]> ip route add gateway=xxx.xxx.xxx.1
[uye@mikrotik]> ip route pr
Flags: X – disabled, A – active, D – dynamic, C – connect, S – static, r – rip, b – bgp, o – ospf
# DST-ADDRESS PREF-SRC G GATEWAY DISTANCE INTERFACE
0 ADC yyy.yyy.yyy.0/24 yyy.yyy.yyy.1 Ether1
1 ADC xxx.xxx.xxx.0/30 xxx.xxx.xxx.2 Ether0
2 A S 0.0.0.0/0 r xxx.xxx.xxx.1 Ether0
[uye@mikrotik]>

4. Konfigurasi DNS
Quote:
[uye@mikrotik]> ip dns set primary-dns=202.155.0.10
[uye@mikrotik]> ip dns set secondary-dns=202.155.0.15
[uye@mikrotik]> ip dns pr
primary-dns: 192.168.1.1
secondary-dns: 202.155.0.15
allow-remote-requests: no
cache-size: 2048KiB
cache-max-ttl: 1w
cache-used: 1849KiB
[uye@mikrotik]>

5. Konfigurasi NAT

Biar jaringan kita g kliatan dari luar(secara kasar)
Quote:
[uye@mikrotik]> ip firewall add chain=srcnat out-interface=ether0 action=masqurade

Tuesday, 9 March 2010

Man Ahabba Lillaah

Sabda Nabi: man ahabba lillaahi... ~ barang siapa yang cinta Karena Alloh; ...faqod istakmalal iimaani ~ maka sungguh sempurna keimanannya. Dalam arti luas, hadits itu berlaku untuk cinta-mencintai sesama mahluk. Tetapi dalam resensi ini, yang dimaksud adalah cinta dalam arti sempit khusus urusan kasmaran antara laki-laki dan perempuan.

Masalahnya, di hare gene, seperti apa sih model cinta yang semata-mata yarjuuna rohmatahu ~ mengharapkan sorga, dan, wa yakhoofuuna ‘adzaabahu ~ takut dengan neraka? Tanpa didahului pelanggaran yang membuat muara panah asmara, pernikahan, justru tidak barokah.

Hare gene menikah tanpa pacaran? Ah, manna bissa?

Eureka! Model cinta tsb dapat ditemukan di “Ayat-Ayat Cinta”, novel 400an halaman terbitan Basmala-Republika. Heboh, karena dalam 30 bulan saja sudah terbit 21 kali, atau naik cetak setiap 40 hari.

Novel karya Habiburrahman El Shirazy, novelis asal Semarang, alumni Al Azhar University, Mesir ini sarat dalil. Sarat dakwah bil hal. Contohnya, betapa kerasnya usaha ingin menjadi hafidz Al-Quran dan Qiro’ah Sab’ah di tanah Fir’aun yang bersuhu 41 derajat Celcius. Maka itu, buku ini layak dibaca oleh komunitas lembaga dakwah.

Tidak semua isi buku ini sreg dengan keyakinan. Ikhtilaf. Misalnya tentang tempat roh: (1) di alam kubur dengan ”nam solihan” tidur sesyahdu pengantin baru; (2) di alam kubur dengan siksaan sampai kiamat; atau (3) roh syuhada di tembolok burung di sorga. Nah, di novel ini, roh masih bisa dolanan, silaturahim lewat mimpi.

Tokoh utamanya adalah seorang Mahasiswa Indonesia di Universitas Al-Azhar. Lalu ada gadis Mesir Kristen tapi hafal Surat Maryam, gadis Islam blasteran Jerman-Turki, gadis Islam Mesir berkulit mencrang putih bersih tetapi kedua ortu nya berkulit gelap, dan santriwati berdarah biru putri Kyai dari tanah Jawi.

Banyak hal yang layak diteladani dari sang tokoh. Misalnya rencana kehidupan yang sudah dipersiapkan 10 tahun ke depan. Nikah bukan karena ketemu seseorang yang nyetrum lalu jatuh cintrong lalu pacaran lalu nikah. Sang tokoh, boro-boro pacaran, sentuhan dengan wanita, pada kondisi apapun, tidak mau. Sayang, di novel itu tidak disebutkan hadits bahwa daripada menyentuh wanita non-muhrim, lebih baik ditusuk kepalanya dengan jarum besi membara.

Ketika umumnya orang berlagak bonafide didepan calon pasangan dan calon mertuanya, yang memiliki integritas tinggi justru membuka kebokekannya. Atau, walaupun multimilyuner yang kartu ATM nya saja isinya jutaan dollar Amerika, tetap low-profile merendahkan-diri, tidak “membeli cinta”. Pernikahan didasarkan atas kesolihan. Yang pria karena melihat wanita solihat-sederhana-bersahaja. Gak tahunya kaya. Yang wanita karena melihat pria solih-berilmu-berkarakter, memegang teguh prinsip, dan berpendirian kuat. Gak tahunya miskin. Aha! Bagi pasangan solih-solihat, itu mah no problem!

Karena cinta segi 5, pernikahan itu berbuntut kepada penyesalan dari 3 wanita lainnya yang merasa “kecolongan”. Akibatnya? Ada yang jadi bagai mayat hidup. Ada yang berbalik benci. Ada yang sampai koma. Klimaksnya, atas permohonan sang isteri, tokoh kita itu “dipaksa” menikahi 1 wanita lainnya. Wah seru! Wajar, buku ini jadi novel best seller. Masih balita saja sudah terjual 160 ribuan eksemplar. Hebring untuk ukuran buku Indonesia.

Swear! Banyak pasangan yang berhasil membina bahtera rumah-tangga tanpa didahului pelanggaran. Percaya dalil man ahabba lillaah. Yakin akan kekuatan solat istikhoroh: Alloohumma in kunta ta’lam anna haadzal amro khoirun lii fii diinii wa ma’aasyii wa ‘aakibaati amrii faqdurhu lii wayassirhulii tsumma baariklii fiihi ~ ya Alloh, seandainya Engkau tahu bahwa perkara (calon pasangan) ini baik bagiku dan bagi agamaku dan bagi penghidupanku dan bagi akibat perkaraku, qodarkanlah dan mudahkanlah dan kemudian barokahilah ...

Lalu apakah yang solat istikhoroh itu bagi cowok doang? Tidak. Wanita pun harus melakukannya, walaupun memang menurut hadits, hasrat wanita ditutupi oleh rasa malu yang besar. Maka itu umumnya wanita dalam posisi menunggu. Simak saja modif lagu Bunga Citra Lestari berikut:

Cinta, cinta, jantungku berdebar tiap kuingat padamu. Cinta, cinta, mengapa ada yang kurang saat kau tak ada? Cinta, cinta, melihatmu memandangmu itu yang kumau.

Kau tak sempat tanyakan aku, ‘cintakah aku padamu?’ Tiap kali aku berlutut, aku berdoa: “Suatu saat kau bisa cinta padaku”. Tiap kali aku memanggil, didalam hati: “Mana cinta? Mana cintaku?”

Cinta, cinta, apa kabarmu? Kabarku baik-baik saja. Cinta, cinta, begitu banyak cerita tak habis tentangmu. Cinta, cinta, “salamku untukmu dari hati yang terdalam” ...

Nah, bagi yang memutuskan akan membaca bukunya, selamat jumpa dengan -urut abjad- Aisha, Fahri, Maria, Noura dan Nurul. Semoga dapat menyelami model “man ahabba lillaah ...”. Siapkan tissue, sebab air mata mestinya mengalir. Jika tidak, jangan-jangan hati sedang dalam proses mengeras menjadi batu. Bisa karena kurang dzikir. Atau kebanyakan ketawa, karena fainna tuktsirud dohhaaki tumiitul qolbi ~ sesungguhnya memperbanyak ketawa itu mematikan hati.

Hare gene menikah tanpa pacaran? Bissa sajja! Itu hanya masalah pilihan: apakah calon pasangan akan menggunakan benchmark, acuan yang sama, menggunakan Al-Quran dan Al-Hadits, ataukah menggunakan benchmark, cara jahiliyah? Pacaran, free-sex (pergaulan-bebas), samen-leven (kebo-kumpul)? Na’uudzubillah! Afahukmul jaahilliyyaati yabghuun ~ apakah hukum jahiliyah yang kalian cari? Fa-aina tadzhabuun?

sumber : http://nuansaonline.net 

Monday, 1 March 2010

KEJURNAS PERSINAS ASAD III SOLO 2010

Sebanyak 370 atlet dari berbagai daerah di Indonesia meramaikan Kejurnas Pencak Silat Persinas Asad di GOR Manahan, Solo, 24-28 Februari. Kejurnas memperebutkan 13 medali emas yang terbagi atas 10 kelas tanding dan tiga kelas seni jurus. 

”Target kami 400 pesilat, tetapi pada saat-saat terakhir pendaftaran Pengprov Persinas Maluku dan Maluku Utara urung mengirimkan atletnya dengan alasan yang tidak jelas. Total 31 pengprov yang ambil bagian,” kata Ketua Panitia Sutiyono, kemarin.

Acara yang juga dihadiri Wali Kota Solo Joko Widodo ini dibuka semalam oleh Ketua Umum PB Persinas Asad Agus Susarso. Dua tamu kehormatan, yakni Menpora Andi Alfian Mallarangeng dan Ketua Umum IPSI Prabowo Subianto, akhirnya batal hadir. ”Pak Menpora tak bisa datang karena siang tadi (kemarin-Red) menghadiri pertemuan dengan Komisi I DPR RI. 

Acara pembukaan berlangsung cukup meriah. Panitia menampilkan sebuah aksi teatrikal yang dimainkan para pesilat dengan mengambarkan cerita pengembaraan satria Persinas Asad. Ketua Umum PB Persinas Asad Agus Susarso mengharapkan para pesilat yang berlaga tetap menjunjung tinggi nilai-nilai solidaritas. Dia menginginkan event yang ketiga ini bisa menjadi ajang silaturahim. Kubu Jateng menargetkan juara umum pada ajang ini.  Pada kejurnas pertama tahun 2005, gelar juara umum disabet kontingen Jatim. Juara umum pada 2007 direbut tim Sulteng. 

Persaingan ketat ditampilkan pada Kejurnas Persinas ASAD 2010 kali ini. Meratanya kekuatan para pesilat terbukti dengan hasil perolehan medali masing-masing kontigen yang bertanding. Di antara juara satu, dua dan ketiga, yakni Banten, Jateng dan Kaltim sama sama berhasil meraih dua medali emas. Banten sendiri unggul dari Jateng dan Kaltim dalam perolehan medali perak. Sementara Kaltim dan Jateng mengumpulkan perolehan medali yang sama, namun Jateng berhak berada di posisi kedua, karena perolehan angka.

Perolehan medali 10 besar
No Provinsi Emas Perak Perunggu
  1. Banten 2 2 1
  2. Jawa Tengah 2 1 2
  3. Kalimantan Timur 2 1 2
  4. Jawa Barat 1 4 1
  5. Kepulauan Riau 1 2 1
  6. Jawa Timur 1 0 3
  7. Lampung 1 0 2
  8. Sulawesi Utara 1 0 1
  9. Sumatra Utara 1 0 1
  10. Sulawesi Selatan 1 0 0

Turut memeriahkan dalam acara pembukaan Chairul Akbar (5 tahun), pemenang seni festival silat di Korea memperagakan 100 jurus dalam 3 menit dalam pembukaan kejurnas pencak silat (persinas asad) di GOR Manahan, Solo, Kamis (24/2)